Madiun, Newsindonesia - Peningkatan kualitas pengajar terus dilakukan berbagai pihak. SDN Rejosari 02 Kebonsari Madiun menggelar bimtek penguatan literasi dan numerasi, Sabtu (11/11).
Acara itu mengambil topik "Optimalisasi Program Literasi Dan Numerasi Di Sekolah: Strategi Dan Implementasi". Digelar di Lingkungan SDN Rejosari 2 Kebonsari Madiun. Bertindak sebagai pemateri praktisi kurikulum merdeka Rofiq Ali Muhsin S.Pd.M.T. dari Ponorogo.
Dalam kesempatan itu, Rofiq yang juga Ketua Nasional Wilayah II (Sumatra Jawa Kalimantan) Forum Guru Penggerak Indonesia, menegaskan arti penting literasi bagi siswa Indonesia.
"Indonesia orang yang bisa membaca tulis 98,5 % berdasarkan data BPS. Tapi peringkat literasi kita nomor dua paling bawah, dibanding negara seluruh dunia," ungkapnya.
Rofiq, yang juga Ketua II Nasional Forum Guru Penggerak Indonesia, mengajak para guru peserta meningkatkan budaya literasi dan literasi siswa di lingkungan sekolahnya masing-masing.
Belasan guru SD dan TK dari sekitar Rejosari Kebonsari Madiun hadir sebagai peserta. Setelah pemberian materi acara dilanjutkan dengan tanya jawab dengan peserta. (dik_ar)

