Oleh: Rofiq Ali Muhsin, S.Pd, M.T.
Apa Itu AKM?
Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) adalah penilaian kompetensi mendasar yang dibutuhkan siswa untuk mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi aktif dalam masyarakat. Kompetensi yang diukur mencakup literasi membaca dan numerasi. AKM bukan pengganti Ujian Nasional (UN) dalam mengevaluasi hasil belajar individu, tetapi berfungsi sebagai alat untuk memetakan mutu sistem pendidikan di suatu wilayah.
Pentingnya Literasi dan Numerasi
Literasi membaca dan numerasi merupakan dua kompetensi dasar yang wajib dikuasai oleh siswa untuk mendukung pembelajaran sepanjang hayat dan kontribusi di masyarakat. Data nasional dan internasional menunjukkan bahwa tingkat literasi siswa di Indonesia masih rendah.
Konsep dan Pemahaman Literasi
Literasi Tidak Hanya Baca-Tulis: Literasi tidak hanya terbatas pada kemampuan mengeja atau menulis secara mekanis. Literasi adalah kemampuan memahami, menganalisis, dan menyajikan informasi secara terstruktur serta mencakup berbagai bentuk komunikasi, termasuk visual dan simbolis.
Teks Multimodal dalam Pembelajaran: Bahan ajar sebaiknya bersifat multimodal, melibatkan teks tulis, gambar, audio, dan bentuk lain agar dapat mengoptimalkan pemahaman dan kecerdasan siswa.
Pemilihan Buku Bacaan: Buku yang digunakan dalam program membaca harus sesuai dengan kemampuan dan minat siswa serta mendukung karakter inklusivitas, toleransi, dan pemahaman sosial.
Proses dan Strategi Pengajaran Literasi
Proses pengajaran literasi melibatkan pemodelan dari guru, instruksi bersama, praktik terbimbing, hingga praktik mandiri oleh siswa. Pendekatan ini dikenal sebagai "Gradual Release of Responsibility" atau pelepasan tanggung jawab secara bertahap.
Literasi melibatkan kemampuan membaca, menulis, berbicara, berhitung, dan memecahkan masalah dalam berbagai konteks. Literasi membaca dan menulis mencakup pengetahuan dan keterampilan dalam mencari, memahami, dan menggunakan informasi untuk mencapai tujuan pribadi maupun sosial.
Tindak Lanjut Peningkatan Literasi
Peningkatan literasi harus mencakup pemantauan dan asesmen berkala terhadap kemampuan siswa agar dapat memberikan pendampingan yang efektif dan sesuai kebutuhan. Semua guru mata pelajaran memiliki peran dalam melatih strategi pemahaman teks demi keberhasilan pendidikan yang komprehensif.
