Newsindonesia- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor Wali Kota Semarang, Jawa Tengah, Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita, pada hari ini, Rabu (17/7/2024).
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron membenarkan upaya paksa tersebut.
"Iya penyidik KPK melakukan penggeledahan," kata Ghufron
saat dikonfirmasi, Rabu.
Menurut Ghufron, KPK akan mengumumkan hasilnya ke publik setelah
operasi penggeledahan selesai.
"Mohon ditunggu," ujar Ghufron.
Secara terpisah, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan,
pihaknya memang tengah mengusut dugaan korupsi di
lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang.
Meski demikian, Alex mengaku tidak mengetahui detail lokasi-lokasi
yang digeledah penyidik.
"Ya pastinya ada penyidikan perkara terkait dugaan korupsi di
Pemkot Semarang," ujar Alex.
Diketahui, pada Februari lalu KPK membenarkan tengah menyelidiki
dugaan korupsi di lingkungan Pemkot Semarang.
Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri saat itu membenarkan bahwa
penyelidik telah meminta keterangan kepada sejumlah kepala organisasi perangkat
daerah (OPD) dan sejumlah kepala dinas di Semarang.
"Sudah kami konfirmasi memang
betul ada kegiatan KPK di sana dalam proses penyelidikan,” kata Juru Bicara
Penindakan dan Kelembagaan KPK Ali Fikri kepada wartawan, Jumat (16/2/2024).
Penyelidikan itu diketahui publik
berdasarkan data dari buku tamu Kantor Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan
Pembangunan (BPKP) Jawa Tengah.
Tercatat, sejumlah pejabat dari
Pemerintah Kota Semarang sudah menghadiri pemanggilan KPK. Pemanggilan tersebut
sudah dilakukan sejak Rabu (31/1/2024) yang berlokasi di lantai 2. Pihak BPKP
Jateng juga membenarkan hal tersebut.
"Iya benar KPK meminjam gedung
kita di lantai dua," jelas Humas BPKP Jateng, Joko Mulyanto, saat ditemui
di kantornya, Kamis (1/2/2024)
